Politik itu kejam, “profesi” politisi banyak yang menyematkan pada hal yang berbau negative. Namun tidak banyak orang mengira bahwa menjadi seorang politis adalah pilihan dalam hidup Hasbullah Rahmad. Menurutnya “profesi” politisi adalah mulia. Itulah profesi yang sampai saat ini masih dijalaninya.

Ayah dari tiga orang anak ini sudah 20 tahun aktif dalam dunia politik, manis-pahit panggung politik sudah dirasakan. Suami dari Lusiana Setiawan itu mengawali karirnya sebagai Wakil sekretaris DPC PAN kecamatan sukmajaya (1998-1999).

Menurutnya, politik adalah ladang amal yang luas. Hasilnya bisa dimanfaatkan untuk orang banyak. Jika ladang ini dibiarkan bahkan diisi oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab tentu dampaknya akan dirasakan juga banyak orang, “bagi saya politik adalah ladang untuk menanam kebaikan untuk masyarakat. Sebaik-baik manusia ialah yang bermanfaat untuk orang banyak”.

Lelaki kelahiran Lahat, Sumatera Selatan, 15 Juni 1971 saat ini diamanahkan sebagai Ketua PLT DPW PAN Jawa Barat dikenal sangat piawai dalam menjaga hubungan baik kepada semua orang. Pembawaannya yang sederhana dan murah senyum, tentunya akan membuat setiap lawan bicara akan tahu bahwa Bang Has-sapaan akrab Hasbullah seorang yang pantas diajak berkomunikasi.

Namun demikian, Bang Has juga dikenal sosok yang tegas lugas dan bicara apa adanya. Untuk itu, banyak lawan bicara terkadang juga simpatik dengan kejujuran pria yang hobi dengan olah raga motor cross. “jujur terkadang memang pahit, tapi kita tetap harus berani mengatakannya”.

Ayah dari Crosser cilik Panji Mahesa ini pernah menjabat sebagai Ketua DPD PAN Kota Depok selama dua priode yakni tahun 2005-2010 dan tahun 2010-2015, ini diyakni karena kepiawaian dan kejujurannya dalam melakukan komunikasi politik.

Bang Has yang saat ini mendapatkan amanah oleh masyarakat Kota Depok dan Kota Bekasi sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat sangat mengagungmi sosok Amien Rais, baginya Pendidiri Partai Amanat Nasional tersebut adalah guru politik yang memberikan pengarus besar dalam pandangan politiknya. “Pak Amien mengajarkan bahwa seorang politis harus bersandar pada moralitas dan etika yang bersumber pada ajaran tauhid, bila moralitas dan etika ini dilepaskan dari politik, maka politik itu akan berjalan tanpa arah dan bermuara pada kesengsaraan, ini diantaranya ajaran Pak Amien”. Tukasnya